Aku mengenalnya sudah lama..(tepatnya aku lupa). Saat itu aku nyari di “search engine” dg keyword “resep”. Keluar banyak sekali alamat web dan salah satu-nya adalah http://www.dapurbunda.com/. Dan dapur bundaini salah satu favoritku. Teh Inong yach..nama yg akrab di telingaku. Meski aku belum pernah bertemu muka dengannya, bahkan chatting sekalipun. Aku tahu kabar “kepergian” teh Inong dari Jeng Nin, sedangkan kabar tentang “kondisi” teh Inong sebelumnya dari status YM Jeng Amee, malam sebelum Teh Inong dipundhut الله.
Aku nangis mendengar kabar “kepergian” TehIinong…rasanya seperti kenal deket and kehilangan banget atas “kepergiaannya”. Akhir yang bagus…khusnul khotimah…انشاءالله. Berjuta doa tulus mengiringi “kepergiannya”. Aku iri…mungkinkah nanti kalo tiba giliran “kepergianku” akan mendapat hal yang sama??? Doa tulus dan rasa kehilangan yang mendalam dari teman-teman seperti yang dilakukan teman2 teh inong untuk Teh Inong??? Aku merasa tidak punya kebaikan yang pantas untuk mendapat semua itu.
Selamat jalan Teh Inong…
اللهم اغفرلها وارحمها وعافهاواعفوعنها