Hei dimas-diajeng, pengumuman singkatnya ‘Ik udah ngelahirin lho! It’s A Girl!!!! Tepatnya di Jogja International Hospital, Senin-12 November-2007, jam 9.27 WIB. Cerita lengkapnya kapan2 ajah ya…ntar keburu anakku nangis.
Eh tau ga kalo tgl 27 Desember kmrn ‘Ik ultah lho…dan yg mau ‘Ik ceritain di episode ini adalah ttg ‘what happen…aya naon di ultahku itu’…curhat nih yeee
Jadi begini sodara2, sejak tgl 27 dimulai alias jam 00.00. Ga ada satupun org ngucapin met ultah,
hepi besdey, met hari lahir, dys (*dan yg sejenis…maksa ih!). Pertanyaannya dimanakah suamiku yg ganteng dan baik hati itu (*silahkan dikeluarkan kantong plastik sodara2 bagi yg mau muntah)??? Yup…mlm itu suamiku ga ada di sisiku. Tidur di manakah dia?!?!?!?!.
Jam 2.30 dini hari, seperti biasa bayiku bangun untuk minum ASI… lagi2 dia ga berada di sisiku.
Paginya masih ga ada kado utkku..ucapan met ultahnya sih adaaaa…tapi mana kadonyaaaa!?!!!!!
Apakah ini berarti dia tak lagi mentjintaiku (*mentjium tai kalleee)… atau ada yang lain di hatinya. *Lhoh kok kayak cerita di tembok ratapan anak tiri siihhh*
Sorenya dia pulang telat…telat dr yang dijanjikannya…aneh…ga seperti biasanya. Dan puisi ini semakin membuatku shock, trauma, stress… puisi di dlm kotak kado *aiihhh hiperbolic bgt dech ‘Ik!
Coba simak sodara2 puisi suamiku yg diberikannya sepulang dr kantor:
Dek..
Pagi tadi Kangmas berbincang – bincang tanpa suara
Bukan dengan Dek Luluk yang meski letih tetap pergi berbelanja
Bukan pula dengan Chacha yang masih lelap dalam tidurnya
Tidak juga dengan Aqilla dan Qaisha yang tersenyum dalam mimpinya
Dek…
Tadi malam saya tidur dengan dia…
Benar..saya tidur dengan dia
Maafkan saya
Maafkan atas kekhilafan saya
Maafkan karena saya benar – benar lupa
Semuanya terjadi begitu saja
Dek..
Tubuhku benar-benar menyatu dengannya
Tiada penghalang ataupun batas antara saya dengan dirinya
Kecuali selembar kaos dalem yang sudah sobek itu saja
Kelembutanya telah melenakanku
Kehangatannya benar-benar membuatku lupa
Memang…
Tidak seharusnya aku melakukannya
Dek..
Padanya aku temukan kesabaran
Padanya aku dapatkan cinta dan perasaan
Keindahan dan keteguhan
Nilai dan kewibawaan
Memang…
Tidak seharusnya aku tidur dengannya
Tidak seharusnya aku jatuhkan kewibawaanya (dan juga kewibawaanku)
Tidak semestinya aku nodai dirinya (dan juga diriku)
Karena dia begitu berharga..
Dek..
Di hari ulang tahunmu yang ke 27 ini…
Kangmas minta maaf karena tidak bisa memberimu apa-apa
Tapi Kangmas akan mengijinkanmu untuk tidur dengan temen dia
Ya … Kangmas rela
Sengaja kucarikan yang mungkin cocok untuk Dek Luluk
Semoga sesuai dengan selera..
Hik..hik.
Happy Birtday, Honey
May Alloh bless us ever after
Mari bersama kita didik anak-anak kita sebagaimana para leluhur telah menggoreskan tangannya dengan penuh kesabaran, asa, cinta dan kelembutan sehingga menghasilkan mahakarya yang sangat indah… (bincang-bincang tanpa suara dengan Batik, 27 Des 2007)
Asyiiikkkk aku dapat kimono batikkkkk!!!!!!
NB: makanya kalo baca ga usah serius2….